:::: MENU ::::

BIOS – Basic Input Output System

BIOS merupakan singkatan dari bahasa inggris Basic Input Output System. BIOS merujuk kepada kumpulan rentetan perintah perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal :

  1. Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
  2. Memuat dan menjalankan sistem operasi
  3. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
  4. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services. (wikipedia.org)

Tampilan BIOS dapat dilihat sekilas ketika awal menghidupkan komputer PC/Laptop, untuk melihat dan melakukan konfigurasi pada BIOS dapat menekan tombol pada keyboard, diantaranya adalah “delete”, “F2”. Dua tombol tersebut sangat umum digunakan pada banyak merk BIOS yang ada saat ini.

Dibawah ini ada 3 video yang saya rekam, sebagai penjelasan lebih tentang BIOS dan mengkonfigurasinya. Video yang saya upload dibuat untuk menentukan proses BOOTING untuk melakukan instalasi Sistem Operasi melalui Flashdisk atau CD-ROM.

Semoga tulisan bermanfaat, don’t forget me in your pray. :)




Bypass limit kecepatan untuk jaringan lokal pada hotspot mikrotik

Hotspot mikrotik biasanya memberikan batasan kecepatan pada masing-masing user atau pengguna menurut user profil yang sudah ditentukan. Limit atau pembatasan ini berlaku untuk seluruh jaringan, baik jaringan lokal atau LAN maupun jaringan yang mengarah ke Internet.

Jika kita memiliki server lokal, misalnya server untuk menyimpan file-file penting, program aplikasi, gambar dan lain sebagainya. Maka kecepatan user hotspot juga akan dibatasi untuk mengakses server lokal ini. Seharusnya untuk jaringan lokal, kecepatannya adalah full speed.

Berikut ini adalah cara yang saya implementasikan supaya kecepatan ke jaringan lokal dengan full speed pada mikrotik router.

Continue Reading