Pendahuluan

Pada ubuntu 18.04 LTS, secara default konfigurasi jaringan di kelola oleh NetPlan. Konfigurasi jaringan disimpan didalam folder /etc/netplan/*, dengan ekstensi file *.yaml.

Ketika kita melakukan instalasi ubuntu 18.04 LTS, sebuah file konfigurasi jaringan di buat di /etc/netplan/50-cloud-init.yaml, secara default menggunakan DHCP untuk mendapatkan alamat ip untuk interface yang ada.

Apakah itu NetPlan?

NetPlan adalah sebuah alat/tool yang memudahkan kita dalam melakukan konfigurasi jaringan di linux pada umunya. Untuk membuat sebuah konfigurasi kita bisa membuat sebuah file YAML yang diperlukan oleh interface jaringan kita dan bagaimana interface tersebut di konfigurasikan.

Di tutorial ini kita akan menggunakan netplan untuk melakukan konfigurasi jaringan yang ada di ubuntu 18.04 LTS.

Kebutuhan

Instalasi ubuntu 18.04 yang sudah selesai

Komputer atai VM kita memiliki dua buah interface, satu untuk ke internet, satu lagi untuk konek ke jaringan lokal.

Melihat kartu interface jaringan yang kita miliki

atau dengan perintah :

Menonaktifkan cloud-init default ubuntu

Secara default ubuntu akan menjalan file /etc/netplan/50-cloud-init.yaml, kita akan menonakifkan ini dengan melakukan pembuat file baru di

kemudian memasukan kode dibawah ini :

Kemudian, file 50-cloud-init.yaml bisa kita rename atau kita pindah ke tempat lain, misal ke root

Membuat ip dinamis dan statis baru

Kita lanjutkan dengan membuat file YAML baru untuk dua buah interface di ubuntu server 18.04. Buat file di /etc/netplan/ dengan nama file 99-config.yaml ( nama file terserah dengan ekstensi harus .yaml), dengan perintah :

kemudian masukan kode dengan format di bawah ini :

Artinya kita melakukan konfigurasi network dengan renderernya networkd pada ethernet enp0s3 dan di set dhcp server versi 4.

untuk interface kedua kita set dengan statis ip, dengan file konfigurasi baru, yakni 98-config.yaml.

kemudian memasukan kode dengan format yang sama namun nilai berbeda.

Disini terlihat interface yang di konfigurasi adalah enp0s8 dengan statik ip, tidak dengan DHCP, baik versi 4 atau 6.

Menyimpan perubahan dan restart jaringan

Kemudian kita lakukan generate konfigurasi untuk renderer yang kita gunakan yakni netword. dengan kita tambahkan opsi debug.

Kemudian kita simpan/apply konfigurasi yang telah dibuat, dengan opsi debug aktif.

Konfirmasi alamat ip baru

Kita dapat melihat ip baru yang diperoleh setelah kita melakukan konfigurasi menggunakan NetPlan.

Kita juga bisa melihat DNS server yang kita dapat dari interface yang menggunakan DHCP.

dengan hasil :

Semoga Bermanfaat.

Sumber : Bahasa Inggris.